Sutardji Calzoum Bachri Pantas Terima Nobel Sastra, Sudah Lama Disuarakan
Rabu, 02-06-2021 - 18:03:37 WIB
Sutardji Calzoum Bachri
TERKAIT:
 
 

BNEWS - Usulan pemberian Nobel Sastra untuk Presiden Penyair Indonesia, Sutardji Calzoum Bachri (SCB), ternyata sudah sejak lama disuarakan berbagai kalangan sastrawan, baik Indonesia maupun manca negara.

"Dan secara kebetulan di dalam buku bertajuk "Presiden Penyair Sutardji Calzoum Bachri" ada menyinggung hadiah nobel sastra untuk SCB tersebut," kata wartawan dan sastrawan Taufik Ikram Jamil, yang juga penulis buku biografi SCB tersebut kepada media di Pekanbaru, Rabu (2/6/2021).

Menurut Taufik, dukungan untuk pemberian hadiah nobel sastra tersebut di antaranya datang dari Ketua Gabungan Penulis Nasional (Gapena) Malaysia Prof Dr Zainal Abidin Borhan, guru besar sastra Universitas Negeri Malang Prof Dr Djoko Saryono, dan Asosiasi Tradisi Lisan Al Azhar.

"Pakar lain, misalnya dari Brunei, Singapura, Korsel, dan dari Indonesia sendiri menunjukkan keunggulan SCB dari penyair lain serumpun," papar Taufik.

Begitu juga dengan sarjana sastra dari Universitas Leiden yang menetap di Belanda Dr Will Derks, juga membayangkan hal tersebut. Dia malah meletakkan perkembangan baru sastra di Barat, sudah lama terjadi di Indonesia, dengan SCB sebagai penyair yang berada di depannya.

Tak heran bila SCB sendiri sejak lama mengatakan bahwa dia dan generasinya bukan ahli waris kebudayaan dunia, tapi justru mewariskan kepada dunia.

"Sesungguhnya, Nobel Sastra untuk SCB seja dulu sudah dibicarakan. Sastrawan Leon Agusta semasa hidup, selalu mengumandangkan hal itu," kata Taufik Ikram Jamil lagi.

Demikian pula akhir-akhir ini oleh budayawan dan pengasuh pontren H.M. Nasruddin Ansoriy Ch.

"Bukankah ini semua modal untuk menggerakkannya, karena bagaimanapun nobel memerlukan pendekatan kultural," kata Taufik.

Tentu banyak hal yang lain lagi termasuk cerita-cerita lucu dan sedih dalam hidup SCB. Juga alasan nobel untuk SCB.**/zi

 

 




 
Berita Lainnya :
  • Sutardji Calzoum Bachri Pantas Terima Nobel Sastra, Sudah Lama Disuarakan
  •  
    Komentar Anda :

     
    PILIHAN +
    #1 BNPT: Mengubah Pancasila Berarti Membubarkan Bangsa Indonesia
    #2 Let's Graze with Cows at Padang Mangateh
    #3 JualBuy.com, Startup Asli Anak Riau Resmi Diluncurkan
    #4 Airlangga Hartanto Serahkan SK Pada Adi Sukemi untuk Maju di Pilkada Pelalawan
    #5 Polda Riau Selidiki Uang BLT Covid-19 yang Diselewengkan
     

     

    Quick Links

     
    + Home
    + Redaksi
    + Disclaimer
    + Pedoman Berita Siber
    + Tentang Kami
    + Info Iklan
     

    Kanal

     
    + Nasional
    + Politik
    + Ekonomi
    + Daerah
    + Hukrim
     
     

     

     
    + Internasional
    + Lifestyle
    + Indeks Berita
     
     
    © 2020 berkabarnews.com, all rights reserved