Muhaimin Iskandar Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026 di Pekanbaru
Kamis, 22-10-2026 - 13:46:13 WIB
Muhaimin Iskandar memberikan sambutan
TERKAIT:
   
 

Berkabarnews.com, Pekanbaru - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar menjadi pembina upacara peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Pesantren Dar El Hikmah, Pekanbaru, Kamis (22/10/2026). 

Dalam amanatnya Muhaimin menjelaskan, santri harus menjadi motor persatuan dan kesatuan umat serta bangsa. Santri juga dituntut terus belajar, beradaptasi dengan perubahan, dan menjadi teladan dalam berbagai aspek kehidupan.

Peringatan Hari Santri Nasional tahun ini kata Muhaimin, menjadi momentum untuk memperkuat peran santri dalam perjalanan bangsa. “Kita bersyukur, hari ini kita berbahagia tepat 11 tahun peringatan Hari Santri Nasional kita laksanakan. Tahun 2026 ini kita bisa laksanakan di Bumi Lancang Kuning, tanah Melayu Riau yang kita banggakan,” katanya.

Muhaimin Iskandar mengatakan, keberagaman bangsa Indonesia merupakan warisan yang harus dijaga bersama. Karena itu, santri memiliki tanggung jawab untuk meneruskan perjuangan para ulama sekaligus menjaga perjalanan kebangsaan dan kebudayaan Indonesia.

Muhaimin menekankan santri tidak cukup hanya memahami sejarah, tetapi juga harus mempersiapkan diri untuk membangun masa depan yang lebih baik dibandingkan generasi sebelumnya. “Santri adalah kekuatan umat Islam yang memiliki komitmen dan keinginan yang tulus untuk terus menjadi umat yang terbaik,” ujarnya.

Makna santri kata Panglima Santri Nusantara ini, tidak hanya terbatas pada mereka yang sedang menempuh pendidikan di pesantren. Santri juga mencerminkan pribadi tangguh yang ditempa melalui kesungguhan, kesederhanaan, ketahanan, kemandirian, dan kemampuan untuk berdaya.

Dalam amanatnya, Muhaimin yang juga Ketua PKB mengingatkan pentingnya tiga komitmen yang harus dipegang oleh seluruh santri di Indonesia, yakni, santri harus menjadi motor penggerak persatuan dan kesatuan umat serta bangsa. 

Santri juga harus terus berubah, belajar, memperbaiki potensi diri, dan mengembangkan kekuatan agar mampu menghadapi tantangan zaman dan santri harus menjadi teladan dalam seluruh aspek kehidupan.

Menurutnya, ketiga komitmen tersebut menjadi bekal bagi santri untuk menerobos berbagai keterbatasan, mengatasi ketertinggalan, serta mengambil peran lebih besar dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

“Kepada seluruh santri di tanah air, disiplinlah, bersungguh-sungguh dan terus tidak pernah berhenti untuk belajar, beradaptasi terhadap tantangan dan perubahan. Bersiap-siaplah kalian kelak yang akan memperbaiki negeri dan dunia,” pesannya.

Dalam kesempatan itu, Muhaimin yang juga Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat menyampaikan penghargaan kepada para ulama dan pengurus pesantren atas pengabdian mereka dalam mendidik generasi muda. Ia meminta pesantren terus melahirkan generasi unggul dan mempersiapkan calon pemimpin masa depan yang mampu membawa perubahan bagi bangsa.**/ian

 




 
Berita Lainnya :
  • Muhaimin Iskandar Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026 di Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
     

     

    Quick Links

     
    + Home
    + Redaksi
    + Disclaimer
    + Pedoman Berita Siber
    + Tentang Kami
    + Info Iklan
     

    Kanal

     
    + Nasional
    + Politik
    + Ekonomi
    + Daerah
    + Hukrim
     
     

     

     
    + Internasional
    + Lifestyle
    + Budaya
    + Indeks Berita
     
     
    © 2020-2025 berkabarnews.com, all rights reserved