BNNP Riau Gagalkan Upaya Penyelundupan 5 Kg Sabu-Sabu Lintas Provinsi
Rabu, 07-10-2026 - 11:02:39 WIB
 |
| Pelaku dan Barang Bukti |
Berkabarnews.com, Pekanbaru - Badan Narkotika Nasional provinsi (BNNP) Riau berhasil menggagalkan peredaran narkoba lintas provinsi dan menangkap satu pelaku bernama Marcel. Pria ini ditangkap saat membawa koper berisi 5 kg sabu yang diduga akan diedarkan di Palembang, Sumatera Selatan.
Menurut Kepala BNNP Riau, Brigjen Christ Reinhard Pusing, Rabu (7/10/2026), pelaku diketahui berangkat dari Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, menuju Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, dengan tujuan mengambil narkotika. Setelah narkotika tersebut diperoleh, pelaku selanjutnya berencana membawa dan mengedarkannya ke Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan
Dari penangkapan itu, BNN menyita 5 kg sabu dalam paket besar yang disembunyikan di dalam koper. BNN juga menyita handphone dan uang tunai sebesar Rp 1.750.000.
Kasus itu bermula saat Kabid Pemberantasan BNNP Riau memperoleh informasi dari Dit Intelijen BNN RI mengenai adanya dugaan transaksi narkotika yang akan berlangsung di sebuah penginapan di Jalan Paus, Kota Pekanbaru. Menindaklanjuti info tersebut, sejumlah personel BNN diterjunkan ke lokasi.
BNNP Riau melakukan penyelidikan di lokasi dan dari hasil penyelidikan diperoleh informasi bahwa ada seorang laki-laki yang sedang menginap di guest house yang diduga membawa narkoba.
"Selanjutnya, tim bersama pihak resepsionis Guest House Hasannah mendatangi kamar tersebut dan mengetuk pintu kamar. Setelah pintu dibuka, tim langsung melakukan penangkapan terhadap seorang laki-laki yang diduga sebagai pelaku," kata Christ Reinhard.
Saat diinterogasi tersangka mengaku menyimpan narkoba tersebut di dalam 1 koper merek Polo Louis yang disimpan di dalam lemari kamar penginapan tersebut. Saat BNNP membuka koper tersebut, ditemukan 5 paket besar yang diduga narkotika jenis sabu. Tersangka dan barang bukti kemudian dibawa ke Kantor BNNP Riau untuk menjalani pemeriksaan.
Penyidik tengah melakukan pengembangan guna melacak jaringan bandar besar di Batam yang menyuplai barang serta pemesan utama yang berada di Palembang.**/ald
Komentar Anda :