Apresiasi BPS, Kadis Diskominfotik Riau: Pembangunan Berdasarkan Data bukan Persepsi
Kamis, 01-10-2026 - 16:57:12 WIB
Kadis Diskominfotik Riau
TERKAIT:
   
 

Berkabarnews.com, Pekanbaru - Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Riau, Drs H Supriyadi Msi dalam acara rilis Berita Resmi Statistik (BRS) BPS Riau, Kamis (1/10/2026) mengatakan, data statistik penting sebagai dasar menentukan arah kebijakan dan pembangunan daerah.

Berbagai indikator yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Riau, mulai dari inflasi, Nilai Tukar Petani (NTP), ekspor-impor hingga pariwisata, dinilai menggambarkan kondisi nyata yang dirasakan masyarakat.

Supriyadi mengatakan, angka statistik tidak semata-mata menjadi data administratif, tetapi dapat digunakan untuk membaca kondisi ekonomi dan sosial masyarakat sekaligus menentukan langkah pemerintah ke depan.

"Hari ini kita kembali mendapatkan gambaran mengenai kondisi Riau melalui berbagai indikator statistik yang dirilis BPS. Inflasi, Nilai Tukar Petani, ekspor-impor, dan pariwisata bukan sekadar angka," kata Supriyadi.

Menurutnya, setiap indikator memiliki keterkaitan langsung dengan kondisi masyarakat. Inflasi, misalnya, berkaitan dengan daya beli. Sementara NTP dapat menjadi salah satu gambaran mengenai tingkat kesejahteraan petani.

Begitu pula dengan sektor pariwisata. Supriyadi menyebut perkembangan pariwisata tidak hanya berkaitan dengan jumlah wisatawan yang datang, tetapi juga menyangkut perputaran ekonomi, aktivitas usaha, tenaga kerja serta potensi budaya dan alam yang dimiliki Riau.

Karena itu, ia mengapresiasi BPS Provinsi Riau yang dinilai terus menjaga kualitas statistik sebagai salah satu fondasi pembangunan daerah.

"Bagi Pemerintah Provinsi Riau, data bukan hanya untuk melihat apa yang telah terjadi, tetapi menjadi kompas untuk menentukan apa yang harus dilakukan ke depan," katanya.

Menurutnya, berbagai indikator statistik memberikan satu pesan penting bahwa pembangunan daerah harus dilakukan berdasarkan bukti dan data, bukan sekadar persepsi.

"Pembangunan tidak dapat dilakukan hanya berdasarkan persepsi. Pembangunan harus dibangun berdasarkan bukti," tegasnya.

Pemprov Riau, kata dia, akan terus menjadikan data sebagai bagian penting dalam proses perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi pembangunan, termasuk dalam mengawal pelaksanaan RPJMD Provinsi Riau 2025–2029.

Supriyadi menekankan, keberhasilan pembangunan pada akhirnya tidak hanya diukur dari banyaknya program yang dijalankan pemerintah, tetapi dari perubahan dan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Ia berharap sinergi antara Pemprov Riau dan BPS Riau semakin kuat sehingga budaya kerja berbasis data dapat terus dibangun di lingkungan pemerintahan.

Supriyadi juga menyampaikan apresiasi kepada BPS Riau atas konsistensinya dalam menjaga kualitas statistik daerah. Menurutnya, kualitas data akan sangat menentukan ketepatan kebijakan dan intervensi pemerintah.

"Mari kita pastikan setiap kebijakan berbasis data, setiap intervensi tepat sasaran, dan setiap pembangunan benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat Riau," pungkasnya.**/ian

 




 
Berita Lainnya :
  • Apresiasi BPS, Kadis Diskominfotik Riau: Pembangunan Berdasarkan Data bukan Persepsi
  •  
    Komentar Anda :

     
     

     

    Quick Links

     
    + Home
    + Redaksi
    + Disclaimer
    + Pedoman Berita Siber
    + Tentang Kami
    + Info Iklan
     

    Kanal

     
    + Nasional
    + Politik
    + Ekonomi
    + Daerah
    + Hukrim
     
     

     

     
    + Internasional
    + Lifestyle
    + Budaya
    + Indeks Berita
     
     
    © 2020-2025 berkabarnews.com, all rights reserved