Asap Kiriman Masih Selimuti Pekanbaru, Warga Diminta Pakai Masker
Kamis, 17-09-2026 - 16:15:00 WIB
PEKANBARU – Kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menyelimuti Kota Pekanbaru hingga Kamis (17/9/2026). Kondisi tersebut membuat kualitas udara di sejumlah waktu kembali berada dalam kategori tidak sehat.
Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar mengatakan kabut asap yang terjadi merupakan kiriman dari wilayah selatan. Kondisi udara pun cenderung fluktuatif, terutama dipengaruhi kondisi cuaca.
“Jadi asap ini asap kiriman dari arah selatan, asap kadang ada, kadang tidak ada. Kalau hujan udara bersih, seperti akhir pekan kemarin,” kata Markarius.
Melihat kondisi tersebut, Markarius mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan. Warga yang tetap harus beraktivitas di luar diminta menggunakan masker untuk mengurangi paparan asap.
“Bagi yang tetap beraktivitas di luar ruangan bisa mengenakan masker, untuk menjaga diri agar tidak terpapar kabut asap,” ujarnya.
Markarius menyebut tidak terdapat hotspot di wilayah Kota Pekanbaru dan kondisi kebakaran lahan masih terkendali. Meski demikian, pemerintah daerah tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kabut asap, khususnya terhadap kesehatan masyarakat.
Dinas Kesehatan Pekanbaru diminta mengoptimalkan pelayanan bagi warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap. Puskesmas dan rumah sakit juga diminta tetap siaga, terutama dalam menangani pasien dengan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
“Kabut asap ini sangat berpengaruh bagi kesehatan kita, maka penanganan pasien yang terpapar kabut asap harus dioptimalkan,” tegasnya.
Selain itu, masyarakat diingatkan tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Warga juga diminta segera melaporkan apabila menemukan kebakaran lahan agar dapat ditangani sebelum meluas.**

Komentar Anda :