Berkabarnews.com, Pekanbaru - Saat Rapat Koordinasi Pimpinan (Rakorpim) Perguruan Tinggi LLDIKTI Wilayah XVII Riau dan Kepulauan Riau yang berlangsung di Hotel Grand Central Pekanbaru, Jumat (31/7/2026), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau Riau menegaskan komitmennya memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi mendukung pembangunan daerah berbasis ilmu pengetahuan dan riset.
Komitmen tersebut sejalan dengan arahan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) yang mendorong pembentukan konsorsium perguruan tinggi sebagai wadah menghadirkan solusi atas berbagai persoalan pembangunan.
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Fauzan, yang hadir dalam acara ini mengatakan, perguruan tinggi harus mampu melampaui fungsi pendidikan semata dan hadir sebagai bagian dari solusi atas berbagai tantangan pembangunan.
"Kampus tidak cukup hanya menghasilkan lulusan. Perguruan tinggi harus hadir sebagai entitas yang mampu menyelesaikan persoalan masyarakat melalui ilmu pengetahuan, riset, dan inovasi yang dimilikinya," ujarnya.
Menurutnya, pembentukan konsorsium perguruan tinggi menjadi salah satu strategi untuk memperkuat kolaborasi antarkampus sehingga hasil penelitian dapat dimanfaatkan secara lebih luas.
"Pembangunan membutuhkan kerja bersama. Ketika perguruan tinggi, pemerintah, dan dunia usaha bergerak dalam satu ekosistem, berbagai persoalan akan lebih mudah diselesaikan secara berkelanjutan," tambahnya.
Sementara itu, Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Zulkifli Syukur, menegaskan Pemerintah Provinsi Riau memandang perguruan tinggi sebagai mitra strategis dalam mendukung pembangunan daerah.
Menurutnya, arah pembangunan Provinsi Riau dalam RPJMD 2025-2029 menempatkan peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ilmu pengetahuan, dan inovasi sebagai prioritas utama. Karena itu, hasil riset perguruan tinggi diharapkan menjadi salah satu landasan dalam penyusunan kebijakan pembangunan.
"Pemerintah Provinsi Riau memandang perguruan tinggi sebagai bagian penting dalam pembangunan daerah. Kolaborasi yang terbangun diharapkan mampu menghasilkan sumber daya manusia unggul, memperkuat riset terapan, serta melahirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," katanya.
Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah XVII Riau dan Kepulauan Riau, Nopriadi, mengatakan pihaknya tengah menyiapkan pembentukan konsorsium perguruan tinggi sebagai tindak lanjut dari arahan Kemendiktisaintek. Konsorsium tersebut akan mengintegrasikan potensi akademik perguruan tinggi dengan kebutuhan pembangunan daerah melalui kolaborasi bersama pemerintah, dunia usaha, dan dunia industri.
"Kami ingin mempertemukan potensi perguruan tinggi dengan kebutuhan pembangunan daerah. Kolaborasi ini akan melibatkan pemerintah, dunia usaha, dan dunia industri agar hasil kajian akademik benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat," jelasnya.**/ian
Komentar Anda :