Meningkat Dibanding 2025, Karhutla Riau 2026 Hanguskan 15.477,9 Ha Lahan
Jumat, 17-07-2026 - 09:02:08 WIB
Pemadaman Karhutla di Riau
TERKAIT:
   
 

Berkabarnews.com, Pekanbaru - Periode Januari hingga Juni 2026 luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau mencapai 15.477,9 hektare. Lahan gambut menjadi yang terluas terbakar, mencapai 14.277,3 hektare. Lahan mineral 1.250,7 hektare. 

"Angka ini merupakan hasil analisis citra satelit yang dilakukan Kementerian Kehutanan (Kemenhut), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta Kementerian Lingkungan Hidup (KemenLH)," kata Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, Jumat (17/7/2026).

Menurut Ferdian, data tersebut memang masih bersifat sementara dan disusun sebagai bahan evaluasi seluruh pemangku kepentingan dalam upaya pengendalian karhutla di Riau.

"Data ini kami sajikan secara head to head dengan periode yang sama pada tahun-tahun sebelumnya agar menjadi bahan evaluasi bersama. Ini bukan hanya masalah angka, tetapi harus menjadi perhatian dan pembelajaran agar semua pihak terus mencegah karhutla dan merespons sedini mungkin apabila terjadi kebakaran di wilayahnya," kata Ferdian.

Berdasarkan data tersebut, kata Ferdian, Kabupaten Bengkalis menjadi daerah dengan luas karhutla terbesar, mencapai 8.239,5 hektare. Angka itu meningkat tajam dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang hanya 48,3 hektare, serta jauh lebih tinggi dibandingkan tahun 2024 seluas 214,7 hektare. 

Posisi kedua ditempati Kabupaten Pelalawan dengan luas kebakaran mencapai 4.582 hektare. Luasan tersebut melonjak dibandingkan tahun 2025 yang tercatat 647,8 hektare dan tahun 2024 sebesar 1.120,5 hektare.

Kabupaten Indragiri Hilir berada di urutan berikutnya dengan luas karhutla 956,6 hektare. Angka ini meningkat dibandingkan tahun 2025 yang sebesar 76 hektare, 2024 seluas 97,6 hektare.

Di Kota Dumai, luas karhutla semester pertama tahun ini mencapai 607,1 hektare. Luasan tersebut lebih tinggi dibandingkan tahun 2025 yang hanya 7,6 hektare, 2024 sebesar 408,6 hektare.

Sementara Kabupaten Rokan Hilir mencatat luas karhutla 289,6 hektare, meningkat dibandingkan tahun 2025 yang hanya 45,8 hektare dan 2024 sebesar 102,4 hektare. Kabupaten Siak mencatat 281,1 hektare, lebih tinggi dibandingkan 2025 sebesar 198,4 hektare dan 2024 sebesar 198,4 hektare.

Kabupaten Kepulauan Meranti tercatat mengalami kebakaran seluas 199,3 hektare. Angka tersebut meningkat drastis dibandingkan tahun 2025 yang hanya 3,5 hektare, tetapi masih jauh lebih rendah dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 1.618 hektare.

Selanjutnya, Kabupaten Kuantan Singingi mencatat luas karhutla 103,1 hektare, meningkat dibandingkan tahun 2025 sebesar 5,6 hektare. Kabupaten Kampar mencapai 90,1 hektare, sedikit lebih tinggi dibandingkan tahun 2025 yang hanya 3 hektare.

Kabupaten Indragiri Hulu tercatat 80,7 hektare, naik dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 132,3 hektare. Kabupaten Rokan Hulu mencatat luas karhutla 40,5 hektare, lebih rendah dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 70,3 hektare. Sementara Kota Pekanbaru menjadi daerah dengan luasan terkecil, yakni hanya 8,4 hektare.

"Secara keseluruhan, luas karhutla di Riau pada semester pertama 2026 meningkat sangat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang hanya mencapai 907,8 hektare," kata Ferdian. 

Ferdian menegaskan, data tersebut harus menjadi pengingat bagi seluruh pihak untuk tidak lengah, terutama karena sebagian wilayah Riau mulai memasuki puncak musim kemarau.**/ian

 




 
Berita Lainnya :
  • Meningkat Dibanding 2025, Karhutla Riau 2026 Hanguskan 15.477,9 Ha Lahan
  •  
    Komentar Anda :

     
     

     

    Quick Links

     
    + Home
    + Redaksi
    + Disclaimer
    + Pedoman Berita Siber
    + Tentang Kami
    + Info Iklan
     

    Kanal

     
    + Nasional
    + Politik
    + Ekonomi
    + Daerah
    + Hukrim
     
     

     

     
    + Internasional
    + Lifestyle
    + Budaya
    + Indeks Berita
     
     
    © 2020-2025 berkabarnews.com, all rights reserved