Berusia 60 Tahun, Gajah Betina Ini Jadi Petualang Rimba di Ukui Pelalawan
Senin, 06-07-2026 - 19:03:00 WIB
TERKAIT:
   
 

Berkabarnews.com, Pekanbaru - Di balik rimbunnya hutan tanaman industri Estate Ukui, Kabupaten Pelalawan, berpetualang seekor Gajah Sumatra (Elephas maximus sumatranus) betina yang usianya  diperkirakan telah menginjak 60 tahun.

Memastikan gajah petualang ini tetap dalam kondisi terbaiknya, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau bersama PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) turun ke lapangan mengecek kesehatan sang "nenek" gajah ini.

Langkah medis ini bukan yang pertama kali bagi sang gajah. Pada bulan Juli tahun 2025 lalu, kondisinya sempat sangat kritis, tubuhnya kurus kering, mengalami dehidrasi parah, gangguan pencernaan akut, hingga mengalami prolapsus ani (pencernaan keluar dari anus). 

Setelah setahun sejak  perawatan intensif terhadap gajah tersebut, keajaiban terjadi, gajah betina ini sembuh. Tim medis yang kembali mengunjunginya dikejutkan oleh ketangguhan fisik satwa raksasa dilindungi ini.

Saat tim medis BBKSDA Riau yang dipimpin oleh drh. Rini Deswita mencoba mendekat, gajah betina ini menunjukkan taringnya sebagai penguasa rimba. Ia terpantau sangat lincah, agresif, bahkan cenderung defensif dan ingin menyerang manusia yang mendekat. 

Saking kuat stamina dan semangatnya, sang gajah bahkan tetap kokoh berdiri dan menolak roboh sepanjang proses pembiusan ringan dilakukan oleh tim gabungan.

Kepala Balai Besar KSDA Riau, Supartono, mengungkapkan rasa syukurnya atas transformasi luar biasa ini. Berdasarkan hasil pemeriksaan menyeluruh, berat badan sang gajah kini diperkirakan telah melesat mencapai 2.600 kilogram, dengan lingkar dada 340 cm dan tinggi badan 230 cm. 

"Skor kondisi tubuhnya kini masuk dalam kategori sedang yang proporsional, serta bersih tanpa adanya luka fisik atau cedera baru," ujar Supartono, Senin (6/7/2026).

Kendati fisiknya membaik, tim medis tidak menampik adanya tantangan biologis alami yang harus dihadapi sang gajah akibat faktor usia. Hasil pemeriksaan mendeteksi adanya anismus, yaitu melemahnya fungsi otot anus. 

Kondisi ini membuat feses kerap menggantung dan memicu aroma tidak sedap dari tubuhnya. Aroma kurang sedap inilah yang belakangan sempat memicu kekhawatiran warga sekitar kebun yang menyangka sang gajah sedang sakit parah.

Tantangan lainnya terletak pada fungsi kunyah. Gigi-gigi gajah tua ini telah mengalami keausan parah (aus), membuat proses pencernaan pakan berserat tinggi tidak lagi sempurna. 

Akibatnya, ia sering menghasilkan feses yang kasar dan sesekali mengalami diare. Untuk mengatasinya, gajah pintar ini secara alami beradaptasi dengan mencari sumber pakan yang lebih empuk dan lunak di sekitar kebun masyarakat, seperti ubi kayu, batang pisang, rumput segar, hingga tanaman sawit muda.

"Guna menyokong sisa energinya di usia tua, tim medis langsung memberikan terapi suportif berupa obat-obatan penguat dan cairan infus untuk menjaga kestabilan fisiologisnya," jelas Supartono.

Supartono menegaskan bahwa penurunan fungsi organ adalah proses alami yang wajar bagi makhluk hidup yang menua. Selama nafsu makannya tetap tinggi, kondisi tubuhnya terjaga, dan terhindar dari stres, "nenek" gajah ini diyakini akan terus mampu bertahan hidup secara alami di habitatnya.

Kepala BBKSDA Riau meminta agar seluruh lapisan masyarakat terus menjaga kelestarian habitat gajah, menolak segala bentuk perburuan liar, dan memanfaatkan layanan call center resmi jika menemukan satwa yang membutuhkan pertolongan medis darurat di lapangan.**/ian/mcr

 




 
Berita Lainnya :
  • Berusia 60 Tahun, Gajah Betina Ini Jadi Petualang Rimba di Ukui Pelalawan
  •  
    Komentar Anda :

     
    PILIHAN +
    #1 BNPT: Mengubah Pancasila Berarti Membubarkan Bangsa Indonesia
    #2 Let's Graze with Cows at Padang Mangateh
    #3 JualBuy.com, Startup Asli Anak Riau Resmi Diluncurkan
    #4 Airlangga Hartanto Serahkan SK Pada Adi Sukemi untuk Maju di Pilkada Pelalawan
    #5 Polda Riau Selidiki Uang BLT Covid-19 yang Diselewengkan
     

     

    Quick Links

     
    + Home
    + Redaksi
    + Disclaimer
    + Pedoman Berita Siber
    + Tentang Kami
    + Info Iklan
     

    Kanal

     
    + Nasional
    + Politik
    + Ekonomi
    + Daerah
    + Hukrim
     
     

     

     
    + Internasional
    + Lifestyle
    + Budaya
    + Indeks Berita
     
     
    © 2020-2025 berkabarnews.com, all rights reserved