Kapolda Riau: Insiden Panipahan Alarm Keras Perang Melawan Narkoba
Sabtu, 25-04-2026 - 17:08:16 WIB
TERKAIT:
   
 

Berkabarnews.com, Pekanbaru - Peristiwa yang terjadi di Panipahan, Kabupaten Rokan Hilir, beberapa waktu lalu dianggap sebagai peringatan keras bagi seluruh pihak untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman narkoba. Hal ini dikatakan Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, Sabtu (25/4/2026).

Menurut Kapolda, insiden tersebut harus menjadi momentum bersama untuk memperkuat langkah pemberantasan narkotika secara menyeluruh dan terintegrasi. Persoalan narkoba tidak dapat diselesaikan oleh satu institusi saja. Diperlukan kolaborasi lintas sektor yang melibatkan seluruh elemen masyarakat agar upaya penanganan dapat berjalan efektif.

"Kita ketahui bahwa kejadian kemarin di Panipahan adalah wake up call membangunkan kita semua. Ini adalah tanggung jawab bukan hanya dari pemerintah, Pak Pangdam, Kapolda dan seluruh jajarannya tetapi tanggung jawab bersama," kata Kapolda, usai Apel Satgas Anti-Narkoba di halaman Kantor Gubernur Riau

Sebagai tindak lanjut, menurut Kapolda Riau, Satgas Anti-Narkoba yang telah dibentuk akan segera mengoptimalkan peran melalui pembentukan posko terpadu. Ia menjelaskan bahwa strategi yang diterapkan mencakup pendekatan menyeluruh, mulai dari pencegahan dini hingga penindakan hukum yang tegas terhadap pelaku jaringan narkotika.

Dalam aspek pencegahan, peran dunia pendidikan menjadi salah satu fokus utama. Edukasi dinilai penting untuk membangun kesadaran sejak dini di kalangan generasi muda. "Preemtif dan preventif dari dinas pendidikan, kepala sekolah, hingga seluruh ketua osis terus memberikan edukasi pemahaman agar seluruh masyarakat paham dan memiliki kesadaran kolektif," jelasnya.

Selain itu, keterlibatan berbagai elemen masyarakat juga menjadi bagian penting dalam strategi pemberantasan narkoba di Riau. Pendekatan ini diharapkan mampu memperluas jangkauan pengawasan di lingkungan sosial.

"Kemudian dari skema lain, ada dari komunitas-komunitas masyarakat, pelaku usaha, ojek online dan seluruhnya bergerak serentak. Nanti satu bulan atau secara periodik kita melakukan evaluasi," ungkapnya.

Kapolda Riau Irjen Pol Herry menegaskan bahwa pembentukan Satgas Anti-Narkoba bukan sekadar formalitas, melainkan sebagai simbol sekaligus alat gerak bersama dalam menghadapi ancaman narkotika. Dengan sinergi yang terbangun antara Polri/TNI, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan upaya pemberantasan narkoba di Provinsi Riau dapat berjalan lebih efektif.**/ian

 




 
Berita Lainnya :
  • Kapolda Riau: Insiden Panipahan Alarm Keras Perang Melawan Narkoba
  •  
    Komentar Anda :

     
    PILIHAN +
    #1 BNPT: Mengubah Pancasila Berarti Membubarkan Bangsa Indonesia
    #2 Let's Graze with Cows at Padang Mangateh
    #3 JualBuy.com, Startup Asli Anak Riau Resmi Diluncurkan
    #4 Airlangga Hartanto Serahkan SK Pada Adi Sukemi untuk Maju di Pilkada Pelalawan
    #5 Polda Riau Selidiki Uang BLT Covid-19 yang Diselewengkan
     

     

    Quick Links

     
    + Home
    + Redaksi
    + Disclaimer
    + Pedoman Berita Siber
    + Tentang Kami
    + Info Iklan
     

    Kanal

     
    + Nasional
    + Politik
    + Ekonomi
    + Daerah
    + Hukrim
     
     

     

     
    + Internasional
    + Lifestyle
    + Budaya
    + Indeks Berita
     
     
    © 2020-2025 berkabarnews.com, all rights reserved