Ratusan Siswa di Kecamatan Tapung Tanam Pohon Bersama Kapolres Kampar
Kamis, 29-01-2026 - 13:33:53 WIB
 |
| Kapolres dan siswa di Tapung tanam pohon |
Berkabarnews.com, Kampar - Polres Kampar bekerja sama dengan Persatuan Hijau Riau (PHR) dan Yayasan Madrasah Aliah Al-Muhajirin menggelar sosialisasi Green Policing dan Green Movement, serta melakukan penanaman pohon di Desa Pancuran Gading, Tapung, Kamis (29/01/2026).
Acara ini dihadiri Kapolres Kampar AKBP Bobby Putra Ramadhan S, PJU Polres Kampar, Kapolsek Tapung Kompol David Harisman, Ketua PHR Hengky Primana, Ketua Lakta Tapung Ahmad Zikri, Kepala Desa Pancuran Gading, Ketua Yayasan Al-Muhajirin Tapung DT. Bagindo Mudo Muhammad Rais Hasan Piliang, Kepala Sekolah Madrasah Al-Muhajirin, para guru, dan lebih dari 500 siswa/i dari berbagai sekolah.
Sebelumnya, rangkaian acara meliputi penyambutan, pemasangan tanjak, pembukaan, pembacaan doa, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan pemutaran video Green Policing dan Green Movement. Ketua Persatuan Hijau Riau dalam sambutannya menyampaikan harapannya kepada para siswa:
"Kami harapkan siswa/i yang hadir dalam acara hari ini bisa mencegah terjadinya kerusakan lingkungan dengan cara menanam pohon sebanyak - banyaknya. Persatuan Hijau Riau siap mendukung Green Policing yang digagas Kapolda Riau. Akan dibagikan Bibit pohon dari Polres Kampar untuk ditanam," katanya.
Kapolres Kampar AKBP Bobby Putra Ramadhan dalam sambutannya menjelaskan pentingnya Green Policing, sebuah gerakan moral dan ekologis untuk membangun Kesadaran menjaga Bumi sejak dini. Konsep Green Policing bukan sekedar program lingkungan tapi bagian dari semangat Polri untuk menjadi pelindung dan pengayom yang berwawasan hijau.
"Melindungi manusia sekaligus alam tempat manusia hidup. Polda Riau dan Jajaran telah dan akan terus menunjukan komitmen yang kuat dan keberlanjutan mengimplementasikan program Green Policing," kata Kapolres.
Kapolres Kampar juga menjelaskan mengapa Green Policing sangat penting di Riau, karea Provinsi Riau salah satu provinsi yang kaya sumber daya alam di indonesia, namun juga menjadi salah satu wilayah dengan tingkat kerusakan lingkungan tertinggi, seperti Kebakaran hutan, pencemaran sungai, ekploitasi SDA ilegal, kerusakan gambut," ujar Kapolres.
Acara dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis bibit pohon oleh Kapolres Kampar kepada perwakilan siswa dan penanaman pohon di depan sekolah.**/ald
Komentar Anda :