Berkabarnews.com, Bengkalis - Polres Bengkalis dan jajaran sepanjang bulan April 2026 berhasil mengungkap sebanyak 84 kasus Narkoba dan menangkap 135 orang tersangka pelaku, terdiri dari 129 laki-laki dan 6 perempuan. Hal ini dikatakan Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar, Sabtu (2/5/2026).
Menurut Kapolres, dari total 84 kasus yang terungkap, Satresnarkoba Polres Bengkalis menangani sebanyak 33 kasus. Kemudian Polsek Mandau 25 kasus. Diikuti oleh Polsek Pinggir 11 kasus, Polsek Bukit Batu dan Polsek Siak Kecil masing-masing 5 kasus, Polsek Rupat Utara 3 kasus, serta Polsek Rupat 2 kasus.
"Polsek Mandau tercatat mengamankan jumlah tersangka terbanyak yakni 44 orang, disusul Satresnarkoba Polres Bengkalis sebanyak 41 orang, dan Polsek Pinggir yang berhasil meringkus 30 orang tersangka laki-laki," kata Fahrian.
Kapolres Bengkalis juga menegaskan bahwa pihaknya telah menutup pintu rapat-rapat bagi para pelaku narkoba untuk beraksi di wilayahnya dan menekankan, seluruh jajaran akan terus memburu siapa pun yang terlibat.
Fahrian menjanjikan pengejaran tanpa ampun mulai dari level penyalahguna, kurir, penjual, hingga bandar besar. Fokus pemberantasan ini diakui Kapolres bukan semata-mata soal penegakan hukum, melainkan upaya penyelamatan masa depan generasi muda.
"Narkoba memiliki dampak yang sangat merusak terhadap pola pikir dan perilaku masyarakat, terutama anak-anak sebagai penerus bangsa. Jika dibiarkan, pengaruh zat adiktif ini dapat mengubah karakter seseorang menjadi kriminal dan membahayakan lingkungan terkecil yakni keluarga," ujar Fahrian.
Fahrian mengungkapkan keprihatinannya atas fenomena anak di bawah umur yang mulai terpengaruh narkoba. Dalam banyak kasus, mereka yang sudah kecanduan nekat melakukan tindakan kriminal, bahkan hingga berani mengancam orang tua sendiri demi mendapatkan barang haram tersebut.
Kondisi inilah yang memicu Polres Bengkalis untuk terus bertindak agresif dalam melakukan penindakan dan pencegahan di lapangan. Keberhasilan pengungkapan puluhan kasus ini pun diakui tidak lepas dari peran serta dan dukungan penuh dari masyarakat Bengkalis.
"Kami juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada warga yang berani memberikan informasi akurat terkait aktivitas mencurigakan di lingkungan mereka. Sinergi antara kepolisian dan warga merupakan kunci utama dalam mempersempit ruang gerak para pengedar narkoba," jelas Fahrian.**/ris