KKB di Papua Kembali Bakar dan Rusak Fasilitas Umum
Selasa, 04-05-2021 - 15:19:41 WIB
Foto udara lokasi yang dibakar dan dirusak KKB
TERKAIT:
 
 

BNEWS - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua kembali membakar sejumlah fasilitas umum yang dibangun oleh pemerintah, seperti gedung sekolah, perumahan guru, gedung puskesmas dan akses jalan raya pada sejumlah wilayah Kabupaten Puncak, Provinsi Papua. Pembakaran dilakukan sejak Minggu (2/5/2021) hingga Senin (3/5/2021) kemarin.

"Fasilitas bangunan yang dibakar dan dirusak, lima ruang kelas Gedung SD Mayuberi, rumah dinas guru, gedung rumah puskesmas lama (yang di gunakan masyarakat sebagai kios sementara)," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal dalam keterangannya, Selasa (4/5/2021).

Kelompok Kriminal Bersenjata yang telah dikategorikan sebagai kelompok teroris oleh pemerintah Indonesia itu juga merusak beberapa fasilitas lainnya. Seperti Jembatan Kimak, Jalan Tagaloa dan Jalan Wuloni (pintu angin).

Peristiwa pembakaran dan perusakan tersebut diketahui setelah Kepala Distrik Ilaga Utara Bpk. Joni Elatotagam datang melapor ke Kepala Distrik (Camat) Ilaga Utara yang berada di Kimak, pada Senin (3/5/2021).

"Bapak Joni Elatotagam melaporkan bahwa telah terjadi pembakaran yang berawal pada hari Ahad (2/5) sekitar pukul 22.30 WIT," lanjut Kamal, dilansir dari Antara.

Kemudian, kata Kamal, saat berada di Kampung Uloni, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Joni Elatotagam melihat kepulan asap hitam tebal yang berasal dari Kampung Mayuberi sekitar pukul 23.00 WIT.

Sehari setelah kejadian tersebut tiba di Kampung Kimak untuk melapor kepada pihak Kepolisian, dia kembali mendapat telepon dari saksi kedua bahwa Gedung SD Mayuberi  telah dibakar juga oleh Kelompok KKB.

"Joni Elatotagam pada hari Senin 3 Mei 2021 mendatangi Polres Puncak untuk melaporkan hal tersebut kepada pihak Kepolisan," sambung Kamal.

Dalam laporannya, Joni Elatotagam manyampaikan bahwa ada tiga titik yaitu Jalan Kimak, Jalan Tagaloa dan Jalan Wuloni Pintu Angin yang di rusak oleh pihak KKB.

Selain itu informasi yang didapati bahwa jalan tersebut digali dengan kedalaman 25-40 Cm. Disebutnya, kemungkinan bertepatan dengan waktu pembakaran Gedung Puskesmas dan Gedung SD Nayuberi.

"Selain itu ada banyak sekali simpatisan KKB yang membantu pembakaran gedung dan pengerusakan fasilitas jalan yang dibagi dalam beberapa kelompok," terang Kamal.***





 
Berita Lainnya :
  • KKB di Papua Kembali Bakar dan Rusak Fasilitas Umum
  •  
    Komentar Anda :

     
    PILIHAN +
    #1 BNPT: Mengubah Pancasila Berarti Membubarkan Bangsa Indonesia
    #2 Airlangga Hartanto Serahkan SK Pada Adi Sukemi untuk Maju di Pilkada Pelalawan
    #3 Maju Pilkada Pelalawan, Adi Sukemi Ingatkan Seluruh Kader Patuhi Keputusan Partai
    #4 Polda Riau Selidiki Uang BLT Covid-19 yang Diselewengkan
    #5 Kemenkop-UKM Beri Jaminan Modal Kerja dan Subsidi Bunga untuk Pelaku Usaha Mikro
     

     

    Quick Links

     
    + Home
    + Redaksi
    + Disclaimer
    + Pedoman Berita Siber
    + Tentang Kami
    + Info Iklan
     

    Kanal

     
    + Nasional
    + Politik
    + Ekonomi
    + Daerah
    + Hukrim
     
     

     

     
    + Internasional
    + Lifestyle
    + Indeks Berita
     
     
    © 2020 berkabarnews.com, all rights reserved