Pemprov Riau Gencarkan Operasi Pasar Murah Jelang Iduladha Senin, 25/05/2026 | 11:45
Plt Gubri meninjau pasar murah (Foto Humas)
Berkabarnews.com, Pekanbaru - Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Pemerintah Provinsi Riau bersama BUMD Pangan, gencar gelar operasi pasar murah yang menyasar ke pemukiman masyarakat. Hal ini dikatakan Kabid Perdagangan Dalam Negeri Disperindagkop UKM Provinsi Riau, Tetty Nurdianti.
"Operasi pasar murah ini hadir dengan tujuan memastikan kelancaran distribusi dan kestabilan harga komoditas penting," kata Tetty Nurdianti, Senin (25/5/2026).
Tetty menjelaskan, pekan ini operasi pasar murah akan dilaksanakan di dua lokasi strategis di wilayah Kota Pekanbaru. Hari ini, Senin, 25 Mei 2026, dipusatkan di halaman Kantor Kelurahan Umban Sari, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru. Esok hari, Selasa, 26 Mei 2026, digelar di halaman Kantor Kelurahan Tangkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai.
Tetty menjelaskan operasional pasar murah pekan ini sengaja dilakaukan untuk merespons kekhawatiran masyarakat terkait isu kenaikan harga bahan pokok yang kerap terjadi menjelang hari besar keagamaan.
"Kita memberikan jaminan kepastian harga, karena seluruh komoditas yang dijual di gerai pasar murah memiliki selisih harga yang signifikan dan dipastikan berada di bawah harga pasar konvensional," katanya.
Berdasarkan data rincian harga komoditas, beras SPHP kualitas medium dibanderol dengan harga Rp60.000 per kemasan 5 kilogram. Sementara untuk varian premium seperti beras Anak Daro dan beras Sokan dijual seharga Rp165.000 untuk kemasan 10 kilogram, serta Rp83.000 untuk kemasan 5 kilogram.
Selain beras, di pasar murah ini juga disediakan bahan pokok lain seperti Minyakita seharga Rp15.500 per bungkus, gula pasir Rp18.500 per kilogram, dan tepung terigu Segitiga Biru Rp13.000 per bungkus. Sementara untuk komoditas cabai merah, bawang, kentang, hingga telur ayam akan dijual mengikuti fluktuasi harga dinamis tingkat petani.**/ian